Berkenaan dengan tema “Negeri cincin Api : Berkah atau Bencana ?” yang terkandung dalam pesan berjudul “Yang Masih Misteri di Nusantara” di www.darwinsaleh.com saya berpendapat bahwa memang benar rakyat Indonesia itu sangat kurang sekali perhatian dengan Negerinya sendiri. Secara garis besar saya sangat sependapat dengan artikel ini. Mulai dari Indonesia Negeri Atlantis sampai ke masalah masyarakatnya sendiri.

Dimulai dari seputar di temukannya piramida yang lebih dikenal dengan nama Bukit Lalakon tersebut. Dari saya sendiri, saya baru mengetahui berita ini belum lama dari saya membaca artikl tersebut. Sebelum menulis artikel ini saya sempat menanyai beberapa teman saya di sekolah dan jawabnya ternyata mereka sendiri juga baru mengetahuinya dari pertanyaan saya, selain ini saya mendapatkan kabar ini pun dari internet sedangkan media massa seperti TV ataupun Koran kelihatannya masih belum memuatnya. Dari sini dapat disimnpulkan bahwa penyebaran berita di lingkungan dalam Negeri sendiri sangatlah lamban. Padahal kasus ini terjadi di Negara sendiri, paling tidak kita bisa menegetahui berita semacam ini melalui jaringan internet padahal tidak semua lapisan masyarakat di Indonesia dapat tersambung dengan internet. Payahnya lagi, dewasa ini kebanyakan dari kalangan baik anak – anak sampai dewasa menggunakan internet hanya untuk media social sampai game. Hal ini jelas mempengaruhi pengetahuan bangsa Indonesia, apa jadinya Indonesia nanti jika mereka sendiri bahkan tidak tau kekayaan Negerinya. Hal ini akan jadi parah ketika nantinya kekayaan alam Indonesia seperti ini dikuasai warga negara lain sehingga rakyat pribumi hanya sebagai pekerja yang upahnya tak seberapa yang pada dampak berkepanjangan nantinya, masyarakat hanya akan menyalahkan pemerintah yang tidak tanggap. Padahal hal – hal semacam ini tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru rakyat atau penduduk setempat lah yang tanggap dan segera mengajukan atau memulai bisnis nya dengan hal semacam ini dengan catatan tidak ada perusakan lingkungan, justru pemeliharaan lingkungan, barulah mendangkan rezeki dan membantu perekonomian warga, dengan begitu jadilah berkah kekayaan alam Indonesia bagi bangsa Indonesia.

            Kemudian membahas tentang kebenaran apakah Bukit Lalakon ini merupakan sebuah piramida yang tertutup. Jika dilihat dari fakta yang ada, memang tidak ada yang tidak mungkin. Kalau dulunya candi Borobudhur ditemukan tertimbun tanah bukannya tidak mungkin di bawah bukit ini memanglah sebuah piramida ditinjau dari bentuknya yang sangat simetris dan menyerupai piramida. Tidak cukup hanya dengan bicara dan gembar – gembor saja kita pun harus membuktikannya. Bukankah indonesia ini terkenal akan guru – guru besarnya yang membantu dunia pendidikan di luar Negeri? Walaupun kini kondisi pendidikan di Indonesia sendiri sangat memprihatinkan, tentunya tidak semua orang di indonesia ini adalah orang yang bodoh dan tak tau apa –apa. Sekalipun kita lamban dalam kondisi perkembangan pasti dengan niat dan usaha tidak ada yang tidak mungkin. Mulai saja dengan internet, begitu banyak orang mengunggah mulai dari artikel sampai video pembelajaran tentang semua ilmu. Dari sisni kita bisa belajar gratis kan ? memang tidak semudah bila disbandingkan dengan belajar dengn seorang pendamping tapi kita pun juga harus meyakinkan diri kita bahwa kita itu bisa. Dengan begitu, jangan putus asa dengan berfikir “memangnya aku ini siapa? Mau membuktikan suatu hal yang tidak ku bisa” semua orang bisa melakukan apa yang mereka kehendaki, jadi mulailah dari diri kalian sendiri untuk berniat dan menginginkan suatu hal. Dengan begitu soal pembuktian bahwa bukit Lalalkon ini adalah sebuah piramida dapat dilakukan siapa pun, khususnya bagi mereka remaja dan para dewasa yang seharusnya kritis Negara. Kita pasti bisa membuktikan bahwa bukit lalakon ini adalah sebuah piramida, selanjutnya jikalaupun ternyata bukit ini adalah bukit biasa dan bukan sebuah piramida kita bisa memutar otak denga kreativitas kita, bisa saja kita menamai dengan piramida indonesia atau sebagainya sebagai daya tarik wisata. Sama sekali tanpa niat penipuan tapi karena memang itulah adanya kan, bukankah memulai bisnis itu harus kreatif? Di sinilah kita mulai menyadari bahwa menjadi bagian dari bangsa indonesia adalah sebuah berkah karena indonesia adalah negeri yang kaya raya tinggal bagaimana personality nya yang menanggani, memang semuanya bisa jadi berkah atau malah disalah gunakan menjadi bencana.

            Dalam artikel ini juga memuat tentang pernyataan 2 akademisi berbeda, professor luar negeri yang tidak saling berhubungan dan menyatakan sebuah teori bahwasanya indonesia adalah atlantis yang terkubur karena letusan dahsyat gunung Krakatau purba yang menyebabkan tsunami setinggi 150 m 11 ribu tahun yang lalu SM. Ya, memang benar pernyataan yang dikemukaan dua professor ini akan sangat menguntungkan bagi indonesia. Negeri nusantara yang sangat luar biasa baik dari letak geografis, kenampakan alam dan ragam adat budaya nya. Dalam artikel ini diberikan contoh seperti sarmast (2003) yang di duga atlantis oleh seorang peneliti asal Persia yang kemudian menjadikan kontroversi tersebut sebagai daya tarik wisata.Gambar Kalau begitu, tunggu apa lagi? Haruskah kita menunggu investor asing dan warga negara lainnya datang dan mengambil kekayaan bumi indonesia? Jangan sampai! Kita semua tidak ingin anak cucu kita akan menderita setelah kehidupan kita. Saat ini indonesia sudah cukup pahit. Kekayaan hayati yang mulai hancur, kenampakan alam yang mulai gundul, sampai kehilangan flora fauna indonesia adalah segelintir hal kecil bagi mereka si tamak harta yang menduduki indonesia. Indonesia itu berpotensi tinggi memang, dan kita sebagai rakyat indonesia pemilik sah atas kekayaan indonesia yang tinggi ini juga harus bermoral tinggi. Percuma saja kalau kekayaan indonesia di olah bangsa sendiri tapi hanya untuk kepentingan sendiri payahnya lagi kalau kekayaan ini diolah dengan cara dijual kepada orang asing, kalau begitu maka habislah aset negara percuma saja semuanya akan sia – sia. Inilah saatnya kita generasi muda, tidak cukup kalau hanya tau saja tentang kekayaan ini setidaknya karena kita belum cukup ilmu dan modal untuk mengolah kekayaan ala mini kita ramaikan dan beritahukan pada pemerintah atau orang terdekat kita tentang ini, supaya nantinya kita bisa menjaga, memelihara dan mengembangkannya jauh lebih matang.

            Kita ini memang generasi bangsa, penting bagi kita untuk mengetahui perkembangan dunia dalam hal apapun itu. Tapi baiknya kita sebagai generasi penerus bangsa untuk menyeleksi ragam budaya luar dan kemajuan dalam bidang apapun lainnya yang masuk ke dalam negeri. Kembali ke kepribadian umumnya bangsa indonesia ini, akhir akhir ini saja begitu banyak budaya luar yang menjamur dan menggeser eksistensi kebudayaan asli sendiri. Bukan nya hal sepele justru dari sini lah lama – kelamaan indonesia semakin rapuh, hilang budayanya, tata adatnya dan akan lebih parahnya jika perlahan mulai hilang ke-indonesia-annya. Oleh sebab itu, kita, siapa pun itu baik orang tua, dewasa, remaja, maupun kanak – kanak harus mulai mengenal budaya sendiri dan menanamkan dalam diri kita pancasila demi menjaga keutuhan nusa bangsa dengan begitu kita tak perlu khawatir dengan kehidupan anak cucu kita nantinya yang akan terus menjaga keutuhan NKRI. Itulah arti kita sebagai generasi muda penerus bangsa. Memang kita masih muda dan harus tetap mengembangkan ilmu pendidikan kita tapi akan lebih bermakana lagi kita sebagai generasi muda tidak hanya duduk diam belajar tapi penting bagi kita untuk mengajarkan pada orang – orang di sekitar kita tentang ilmu pancasila dan moral yabg baik serta kekayaan alam kita yang akan terus bisa kita explorasi, setidaknya mulai lah dengan membentuk kepribadian dan melanjutkan ke perekonomian dan jangan lupa soal agama.

            Jangan sampai menunggu datang bencana atau perebutan sampai kepemilikkan harta indonesia oleh luar negeri baru kita kebakaran jenggot bersikeras menyatakan itu milik kita, itulah sifat yang sama sekali tidak menunjukkan kepribadian indonesia ini. Mulailah sedini mungkin untuk menghargai negara dan seluruh isinya, jaga dan kembangkan. Pada akhirnya kita akan menemukan jawabanya apakah kekayaan ini sebuah bencana ataukah berkah nyata? Kitalah yang akan menentukan ini. Menexplorasi sehingga menjadi berkah yang nyata atau justru mengexploitasi hingga timbul kerusakan dan bencana dimana – mana. Ketika kita baik kepada alam, alam pun akan baik kepada kita. Jangan lupa untuk bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa..

Sekian, salam…

 

( Kaum Muda Bicara Indonesia, competition)

 

 

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.darwinsaleh.com. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan”.

 

 

referensi sumber :

google : sumber gambar 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s