“Aku benci menyukai seseorang. Benci kepada diri sendiri. Benci karena tidak mampu berpaling. Pada orang lain dan kesibukan lain. Aku benci menghancurkan sisiku hanya karena dia. Ak mengorbankan waktu sekedar menngingat sesuatu yang bahkan tak bisa kutau. Apa dia peduli kurasa tidak. Dan aku bodoh. Itu saja. “

Iklan

problematika sinetron Indonesia

Assalamualaikum pengunjung blogku 🙂

cukup lama rasanya saya tidak memposting sesuatu di blog saya. walau blog saya ini bukan blog kesehatan, pengetahuan, atau hal lain yang begitu indah tapi saya mendedikasikan blog saya ini bagi sesemuanya saja. walaupun pengunjung blog saya memang belum banyak tapi saya cukup bangga dengan beberapa rate di stat saya. dan saya ingin tetap merawat blog ini sebagai salah satu wujud penjagaan saya terhadap tujuan saya di bidang tulis – menulis dan sejenisnya. 

awalnya saya sengaja mencampur segala macam jenis tulisan saya entah itu saran dan kritik, artikel atau cerita. satu – satunya harapan saya adalah semoga dari beberapa tulisan yang saya posting barangkali bisa berguna untuk semua pengunjung blog saya baik untuk apapun itu selagi masih baik. 

segala bentuk tulisan yang saya posting sebenarnya saya harap bisa mendatangkan kritik dan saran dimana bisa membantu saya untuk menjadi lebih baik, bisa untuk berkomunikasi antara saya dengan pengunjung blog saya dan lain – lain.

Baca lebih lanjut

puasa…

Gema Ramadhan, Tips Menjaga Puasa

Tinggal hitungan hari bahkan hanya dalam beberapa jam saja kita sudah akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Dengan malam pertama sholat tarawih, sahur maka kita akan segera memulai puasa. Sebagaimana kita tahu puasa adalah menahan lapar dan dahaga dari mulai terbitnya fajar hingga tenggelamnya fajar. Namun sebenarnya puasa sendiri bagi kita kaum yang sudah baligh bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga ya tapi menahan hawa nafsu. Baik marah, sedih dan sebagainya. Di bulan ini kita diajarkan untuk menjadi hamba Allah yang bertaqwa.

Namun menginjak detik – detik menuju bulan Ramadhan ini apakah anda sudah siap seratus persen lahir batin? Masih ragukah? Pasti yang paling diragukan adalah menahan hawa nafsu ini kan. Dimana kita selain menahan hawa nafsu juga harus menjaga semua aktivitas baik pikiran, perasaan dan sikap kepada orang lain. Padahal di bulan Ramadhan ini di buka pintu pengampunan dan pahala kebaikan kita bisa dilipat gandakan. Jadi jangan sampai sia – sia kan setiap bulan Ramadhan yang bisa kita temui. Oleh sebab itulah hari ini kita akan membahas beberapa tips menjaga diri dan menjaga puasa anda selama bulan ramadhan agar tetap berkah.

Yang pertama adalah puasa. Hal ini mungkin bukan hal yang baru apalagi hal yang sulit kalau anda sudah terbiasa misalnya dengan puasa sunnah atau memang sudah menunggu – nunggu bulan puasa ini. tapi beberapa orang barangkali khawatir kalau – kalau puasanya justru tidak berkah di mata Allah kareha mereka merasa gagal dan berat akan puasa ini. Hal yang paling salah dan fatal yang seruingkali di lakukan adalah memilih untuk justru tidak melaksanakan puasa baik hanya setengah hari pun dengan alasan dari pada sia – sia. Beberapa hutang puasa memang bisa di bayar dengan fidyah tapi tidak semua. Jadi sebaik mungkin baiknya anda tetap menjaga puasa anda di bulan Ramadhan anda ini.

Untuk menjaga diri anda dari hawa nafsu agar bisa puasa full dan ringan anda harus menanamkan niat yang dalam pada diri anda bahwa memang anda berniat menjalankan puasa ini hanya mengharap ridho Allah semata. Jadi kalau perasaan anda sendiri sudah yakin maka anda akan lebih ikhlas dan ringan dalam menjalani puasa anda. toh kita juga tau Allah akan memudahkan setiap jalan kita menuju kebaikan.

Selanjutnya jika anda takut tidak kuat lapar nantinya, anda bisa menggunakan syariat agama yaitu makan sahur saat waktu sedikit agak mepet. Bukan berarti lima menit sebelum adzan ya tapi. Sebaiknya anda sahur pas di waktu yang sudah ditentukan. Jangan sebelum tidur baru makan, nanti keesokkan harinya anda pasti sudah lapar. Seusai makan dan minum sahur secukupnya sebaiknya jangan tidur kembali. Jika tidur nanti anda akan merasa lapar ketika bangun dan juga lemas. Ada baiknya anda memulai kegiatan se apagi mungkin setelah selesai jamaah subuh. Dengan demikian anda tidak akan merasa lelah karena anda lupa akan waktu.

Kemudian buatlah diri anda selalu berada di mood yang baik. Misalnya dengan berolahraga yang menyegarkan dan terus berpikiran positif. Hal ini akan membantu anda menjaga diri dari hawa nafsu beruapa amarah, emosi dan sebagainya. Kalau ingin tidur anda bisa mengambil tidur siang, tapi jangan terlalu lama. Setelah bangun anda bisa memulai menyiapkan kira – kira apa yang akan dimakan saat buka nanti.

Pada dasarnya jika kita melakukan puasa ini dengan senang hati maka pasti tidak akan terasa berat dan melelahkan. Jika sejak awal anda berfikir tidak bisa melewati bulan puasa ini dengan baik maka pasti anda akan merasa keberatan. Jangan lupa untuk sebisa mungkin memenuhi hari anda dengan kegiatan. Tak perlu yang terlalu melelahkan misalnya anda bisa menyelingi waktu anda dengan menonton film atau mebaca buku yang jelas buku yang non sara. Dengan demikian anda menghilangkan rasa bosan anda. karena kebanyakan orang ketika menemui rasa bosan akan memilih untuk makan. Semoga bermafaat. 

di balik sebuah hijab

Fenomena Hijab, satu langkah menuju Allah seribu langkah Allah menuju kita

Fenomena hijab memang sudah tak dapat lagi kita pungkiri. Mendunia nya stle hijab untuk wanita sudah sangat menjamur hampir di seluruh penjuru dunia khususnya di Negara – Negara dengan mayoritas penduduk islam. Indonesia merupakan salah satu negara besar di dunia dengan mayoritas penduduk beragama Islam, merupakan salah satu bukti menjamurnya trend fashion hijab ini. Bahkan sudah ada komunitas khusus untuk para pecinta hijab ini yaitu hijabers. Dan di tahun 2014 ini bisa dibilang tahun klimaks musimnya hijab. Bukan berarti setelah ini bakal redup. Tapi lebih tepatnya semakin hari semakin meningkat saja muslimah yang pada akhirnya menuju ke fashion hijab ini.

Dari yang baru booming, artis Indonesia yang baru – baru ini melejit namanya dengan perannya dan tak lupa dengan gaya barunya yakni Dewi Sandra. Berperan sebagai seprang wanita muslimah di sebuah sinetron menjadikan namanya kembali besar. Selain itu, gayanya berpakaian dengan rapi, trendy dan sangat menarik bahkan dengan hijab ini telah mengubah pandangan dunia akan kesan yang negative untuk para wanita dengan hijab atau macam kerudung lainnya. Sebenarnya selain atau sebelum dewi Sandra inipun banyak public figure lainnya yang sudah mempeopulerkan model hijab ini besera dengan pakaiannya. Mulai dari marshanda sampa dengan zaskia adya mecca. Sebagai bukti boomingnya model hijab di kalangan wanita Indonesia ini kita bisa melihat di kebanyakan baik talk show, berita dan infotaiment lainnya yang membahas tentang model hijab ini.

Sementara itu model hijab sendiri bukanlah model pakaian yang ribet dan justru simple. Selain itu banyak dan begitu beragamnya model hijab bisa jadi pilihan untuk kegiatan keseharian anda. mulai dari casual, informal, sampai yang paling formal. Banyak juga yang berpendapat bahwa justru model hijab ini tak akan membuat pemakainya kehabisan gaya. Dari model feminine, lucu dan lain – lain.

Lagi pula mengingat Indonesia ini sebagai Negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam menjadi seorang muslimah dengan hijab ini adalah sebuah hal yang jelas bernilai positif. Sebagaimana yang di ungkapkan oleh zaskia adya mecca pada salah satu infotaiment beberapa saat yang lalu bahwa ia mengaku mendapat berbagai macam keberuntungan semenjak menjadi wanita berhijab. Dan ini adalah wujud kasih sayang Tuhan kepada kita ketika selangkah saja kita menuju-Nya maka seribu langkah tuhan menuju kita. Jadi tunggu apalagi untuk berhijab?

Barangkali kita masih takut menjadi seorang hijabers karena kita belum bisa 100% luar dalam hanya untuk Allah. Akan tetapi sebenarnya dengan hijab ini anda sudah menjalankan satu syariat penting bagi seorang wanita yaitu menjaga pandangan lelaki terhadap kita terutama aurat kita. Dengan hijab ini maka anda menunjukkan identitas anda sebagai seorang muslimah dan meminimalisir adanya tindak pelecehan. Bukankah bagi seorang wanita yang terpenting adalah kehormatannya? Anda tidak perlu menunggu terlalu lama mempersiapkan harus luar dalam, tapi mulailah dari yang paling simple ini. sama halnya ketika kita belajar bukan. Mulai dari yang paling dasar.

Kalau anda masih meragukan soal dandanan mulai dari make – up sampai style baju dan lainnya. Anda bisa mencari literature, berbagi, sharing dengan sesame hijabers, mengunjungi butik khusus hijab beserta konsultan atau yang paling simple anda bisa melihat di youtube mulai dari tutorial memakai hijab samapai make – up dan pemilihan pakaiannya. Ingat selalu ada jalan untuk menuju kebaikan. Dan lagi pula bisa dibilang kalau model hijab ini sedang menjadi trendy atau trend setter nya fashion Indoensia. Semoga bermanfaat baik untuk rohani atau pun pertimbangan fashion anda.  

PEMERINTAH DAN ANGGOTA MASYARAKATNYA

Berkenaan dengan tema “Penghargaan pada Kepioniran Adalah Jalan menuju Kemajuan Bangsa” yang terkandung dalam pesan (artikel) berjudul  ”Negara Harus Menjangkau Seluruh Rakyat” di www. darwinsaleh.com, saya berpandangan bahwa saya sependapat untuk beberapa bahasan dan alasan yang dicantumkan. Tidak seluruhnya, teteapi ada beberapa hal yang harus di garis bawahi dalam upaya penjangkauan seluruh wilayah dan fasilitas serta kenaikan harga yang disarankan.

Dewasa ini, saya sebagai seorang murid SMA, sebagai anak ke enam dari tujuh bersaudara cukup ikut merasakan ekonomi indonesia yang bisa dibilang terbengkalai. Akhir – akhir ini, saya mulai sering melihat acara berita tayangan TV, dari beberapa berita utama yang ditayangkan selalu ada berita seputar keadaan rupiah yang makin harinya makin parah.

Agar jauh lebih paham, dengan mencari info dan bertanya pada orang tua saya, penurunan atau semakin melemahnya nilai rupiah ini dikarenakan ketidakmampuan barang produksi indonesia bersaing dengan produk luar negeri lainnya. Selain dari sector perdagangan, sector pariwisata di indonesia juga sangat lemah. Mengingat wilayah indonesia yang sangat unik, salah satunya adalah negeri yang memiliki banyak pulau sampai keindahan alam dan letaknya di garis khatulistiwa merupakan salah satu daya tarik yang sangat baik, belum lagi ditambah dengan akar budaya, keragaman adat budaya sampai ke setiap lapisan masyarakatnya. Mendengar kondisi rupiah yang sangat mengerikan ini pernahkah kita coba untuk introspeksi mulai dari diri sendiri baru kita mulai mengoreksi pemerintahan? Bukankah perubahan di mulai dari diri sendiri dan tidak bisa dipaksakan?

Kembali kepada artikel tersebut di atas, menyoroti masalah penjangkauan wilayah oleh pemerintah ke daerah – daerah terpencil terutama. Tentu bukan hal yang mudah untuk mencapai semua daerah dengan semua lapisan masyarakatnya. Bagaimana tidak? Indonesia ini kan negara kepulauan, kita di pisahkan oleh laut dan selat lainnya. Oleh karenanya, walaupun indonesia tidak menganut system negara bagian, yang perlu di garis bawahi atau dikoreksi ulang oleh pemerintah adalah penyebaran pendididkan dan kebutuhan jasmani rohani lainnya. Dalam hal pemenuhan kebutuhan, siapa pun yang kekurangan akan mengakibatkan kelambatan baik dalam pendidikan maupun keuangan. Lalau apa hubungannya dengan penjangkauan pemerintah terhadap semua masyarakatnya? Tentu sangat berhubungan, masyarakat yang sadar kalau dia perlu adanya komunikasi dengan pemerintah atau pemimpinnya akan berusaha mencari cara untuk bisa berkomunikasi. Jika seseorang atau masyarakat itu sendiri tidak tanggap dan menganggap semua komunikasi itu tidak bisa dijalankan maka tidak akan ada komunikasi maupun penjangkauan pemerintah ke masyarakatnya.

Bukan berarti apa yang saya tuliskan ini berpihak kepada pemerintah, akan tetapi maksud saya mengulas atau membahas masalah pada masyarakatnya sebelum pemerintahnya adalah karena sebesar atau sekuat apapun kita sebagai masyarakat menyalahkan pemerintah, belum tentu pemerintah itu sendiri menyadari dan melakukan perubahan, mengetahui saja belum tentu mereka tau. Dengan pola demokrasi seperti yang berjalan di indonesia sekarang ini seperti : demo yang berujuk kerusakan, korban jiwa sampai kerugian negara sendiri misalnya. Apakah upaya masyarakat itu membuahkan hasil? Jawabannya adalah Tidak. Mengapa? Jika kita tengok ke sifat asli manusia, ketika kita berbicara atau mengungkapakan suatu hal kepada orang lain tanpa sopan santun maka orang yang kita kritik pun tidak akan mendengar apalagi menerima kritik kita bukan? Maka dari itulah, menjadi masyarakat yang kreatif adalah skill utama untuk dapat berkomunikasi dengan pemerintahnya, karena yang namanya pemimpin seperti itu kan banyak sekali kerjaan dan lain – lain, jika bukan kita sendiri yang kreatif meyuarakan pendapat yang mana sekiranya dapat di terima maka siapa lagi. Jika di survei, beberapa orang yang saya ajak dengan beberapa sample soal mereka menunjukkan gelagat yang mana seakan justru merendahkan dan dipandang aneh semua ide saya. Dari sinilah muncul ide bagi saya untuk menulis karya ini.

Dalam hubungan pemerintah dengan raktyatnya di Indonesia ini memang sangat kurang. Salah satu program TV “si Bolang” misalnya, beberapa waktu lalu saya melihat sebagai tokoh Bolang nya adalah anak pelosok yang tak berumah selain gubuk kecil untuk berteduh dan selembar kain sarung yang hanya digunakan untuk menutupi bagian tertentunya. Bukankah begitu banyak produksi kain di dunia? Setidaknya seharusnya barang halnya pakaian saja sudah merata tapi nyatanya memang belum’kan? Ini juga dapat dijadikan contoh betapa memang pemerintah masih belum menjangkau seluruh masyarakatnya, karena barang hanya pakaian saja penyebaran tidak merata. Akan tetapi, seribu kali kita menayangkan program semacam ini belum tentu pemerintah akan melihat apalagi menegtahuinya. Memang benar TV sebagai salah satu media informasi yang besar dan penyebarannya cepatt, tapi apakah pemerintah khususnya presiden, sempatkah presiden menonton TV? Oleh karena itu, disinilah kita dituntut untuk kreatif, dimana kita bisa mengemukakan mulai dari ide sampai informasi lainnya kepada pemerintah. Dengan begitu, kita akan dapat terus memberikan informasi yang harus segera ditagani oleh pemerintah.

Sementara itu, dari sisi pemerintah sendiri. Meskipun kini khususnya di Indonesia sendiri sudah nge-trend gaya kepemimpinan blusukan apakah nyata hasilnya? Memang tidak gagal tapi tidak semuanya berhasil dan justru kebanyakan gagal. Beberapa waktu yang lalu, kita sempat gencar dengan hadirnya SBY di twitter ( akun resmi ) tapi apakah ada perbedaan dengan sebelum SBY memasuki dumia maya? Faktanya, setiap mention yang ditujukan kepada SBY entah keluhan, saran, maupun kritikan tak satupun yang ditanggapi baik yang serius maupaun tidak serius. Apa yang dilakukan ini tidak sepenuhnya berupa kesalahan atau hal yang tidak berguna, sisi positifnya adalah dimana masyarakat dapat melihat bentuk kegiatan presiden ketika ada foto yang di upload tapi negatifnya bagi beberapa orang hal seperti ini hanyalah hal yang sia – sia oleh karena itu banyak orang yang justru menghujat dan mempermainkan twitter presiden ini.

 

Dalam upaya pemerintah untuk menjangkau seluruh masyarakat memanglah belum begitu nampak. Jalan sebagai sarana transportasi saja banyak yang tidak berfungsi dengan baik karena kerusakan. Kembali ke artikel tersebut yang menyebutkan bahwa salah satu kendala utamanya adalah uang. Saya sangat sependapat dengan hal tersebut, negara Indonesia memang memiliki masalah keuangan yang bisa dibilang kritis, bagaimana tidak? Indonesia ini berada pada fase dimana rupiah terus menurun hampir terjadi setiap tahunnya karena berbagai sebab sekali kita pernah merasakan rupiah naik sewaktu kepemimpinan pak Soeharto itu saja kini meninggalkan banyak hutang. Langkah yang diambil pemerintah dengan memberikan subsidi ke BBM demi meringankan keperluan masyarakat juga tak sepenuhnya salah. Kesalahan yang nampak adalah ketika subsidi ini tidak tersebar secara luas dan benar ke seluruh wilayah Indonesia. Memang beda, jika pada artikel ini diambil contoh di papua, tentu kebutuhan bensin di papua dengan kota jakarta berbeda oleh karena itu mungkin inilah penyebabnya distribusi subsidi ini kurang merata. Begitu pula dengan masalah tentang mereka yang memperleh subsidi nya. Dewasa ini saya sedikit mengamati kehidupan perekonomian beberapa laisan masyarakat dari beberapa media, mulai dari TV sampai koran. Berdasarkan pengamatan kecil saya ini saya memperoleh kesimpulan bahwa mereka yang termasuk kepada kaum dhuafa atau masyarakat tidak mampu lainnya tidak sepenuhnya berasal dari mereka yang tidak memperoleh pendidikan hingga ke bangku perguruan tinggi. Justru di kehidupan nyata ini, di lingkungan sekitar saya lebih tercermin mereka yang keluar dari lulusan sekolah perguruan tinggi yang menganggur sampai bekerja serabutan sedangkan tidak sedikit mereka yang justru tidak melanjutkan sekolahnya lebih sukses daripada mereka yang lulusan perguruan tinggi.

Kesimpulannya adalah disinilah kita sadar bahwa dalam menjalani hidup ini bukan hanya sekedar kemampuan kecerdasan dan pemanfaatan rumus saja yang dipelukan, nyatanya dalam dunia kerja nantinya kita dituntut untuk dapat berinteraksi pada rekan kerja itulah saat kita harus mulai kreatif dan berani mengemukakan pendapat. Dari contoh lingkunga kerja jika kita tidak berupaya sebaik mungkin maka kita belum tentu dapat membina hubungan baik dengan pemimpin yang pada akhirnya pemimpin pun tak lagi mengenal apalagi mempedulikan kita.

Jadi, pada dasarnya kembali ke artikel tersebut. Bukanlah sepenuhnya kesalahan pemerintah dalam pengolahan negaranya tapi dalam upaya menjangkau masyarakat luas perlu adanya interaksi dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan rakyatnya. Sekalipun sebaik apapun nanti masyarakatnya ataupun peerintahnya, sistem pemerintahan tidak akan terwujud

 Oleh karenanya mulailah untuk menjadi kreatif dan jangan taku berpendapat, pemerintah pun sebaiknya perbanyak informasi dari dalam dan luar negeri karena jika hanya maslah luar yang diurusi maka masalah dalam pun tak akan usai. Bila perlu dibentuk dewan khusus yang dipimpin oleh orang terpecaya. Sudah saatnya kesejahteraan yang merupakan cita – cita bangsa indonesia terjadi secara merata. Pemerintah harus tanggap dan mengetahuinya.

Satu lagi adalah tentang penghargaan. Penting bagi mereka yang telah berjasa untuk mendapatkan penghargaan. Tentunya krena mereka pun telah memberikan sebuah pengorbanan yang besar yang diconohkan seperti dalam artikel ini adalah seorang dokter yang meninggal dalam tugasnya. Dalam pemberian penghargaan pun sifatnya bebas, tapi ketika mendapat penghargaan dari negara memang rasanya lebih berbeda. Oleh karenanya dengan perasn serta negara, rakyatnya pun pasti akan jauh bersemangat dari pada ini.

Salam

 

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.darwinsaleh.com. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan”.

 

 

 

            Berkenaan dengan tema “Negeri cincin Api : Berkah atau Bencana ?” yang terkandung dalam pesan berjudul “Yang Masih Misteri di Nusantara” di www.darwinsaleh.com saya berpendapat bahwa memang benar rakyat Indonesia itu sangat kurang sekali perhatian dengan Negerinya sendiri. Secara garis besar saya sangat sependapat dengan artikel ini. Mulai dari Indonesia Negeri Atlantis sampai ke masalah masyarakatnya sendiri.

Dimulai dari seputar di temukannya piramida yang lebih dikenal dengan nama Bukit Lalakon tersebut. Dari saya sendiri, saya baru mengetahui berita ini belum lama dari saya membaca artikl tersebut. Sebelum menulis artikel ini saya sempat menanyai beberapa teman saya di sekolah dan jawabnya ternyata mereka sendiri juga baru mengetahuinya dari pertanyaan saya, selain ini saya mendapatkan kabar ini pun dari internet sedangkan media massa seperti TV ataupun Koran kelihatannya masih belum memuatnya. Dari sini dapat disimnpulkan bahwa penyebaran berita di lingkungan dalam Negeri sendiri sangatlah lamban. Padahal kasus ini terjadi di Negara sendiri, paling tidak kita bisa menegetahui berita semacam ini melalui jaringan internet padahal tidak semua lapisan masyarakat di Indonesia dapat tersambung dengan internet. Payahnya lagi, dewasa ini kebanyakan dari kalangan baik anak – anak sampai dewasa menggunakan internet hanya untuk media social sampai game. Hal ini jelas mempengaruhi pengetahuan bangsa Indonesia, apa jadinya Indonesia nanti jika mereka sendiri bahkan tidak tau kekayaan Negerinya. Hal ini akan jadi parah ketika nantinya kekayaan alam Indonesia seperti ini dikuasai warga negara lain sehingga rakyat pribumi hanya sebagai pekerja yang upahnya tak seberapa yang pada dampak berkepanjangan nantinya, masyarakat hanya akan menyalahkan pemerintah yang tidak tanggap. Padahal hal – hal semacam ini tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru rakyat atau penduduk setempat lah yang tanggap dan segera mengajukan atau memulai bisnis nya dengan hal semacam ini dengan catatan tidak ada perusakan lingkungan, justru pemeliharaan lingkungan, barulah mendangkan rezeki dan membantu perekonomian warga, dengan begitu jadilah berkah kekayaan alam Indonesia bagi bangsa Indonesia.

            Kemudian membahas tentang kebenaran apakah Bukit Lalakon ini merupakan sebuah piramida yang tertutup. Jika dilihat dari fakta yang ada, memang tidak ada yang tidak mungkin. Kalau dulunya candi Borobudhur ditemukan tertimbun tanah bukannya tidak mungkin di bawah bukit ini memanglah sebuah piramida ditinjau dari bentuknya yang sangat simetris dan menyerupai piramida. Tidak cukup hanya dengan bicara dan gembar – gembor saja kita pun harus membuktikannya. Bukankah indonesia ini terkenal akan guru – guru besarnya yang membantu dunia pendidikan di luar Negeri? Walaupun kini kondisi pendidikan di Indonesia sendiri sangat memprihatinkan, tentunya tidak semua orang di indonesia ini adalah orang yang bodoh dan tak tau apa –apa. Sekalipun kita lamban dalam kondisi perkembangan pasti dengan niat dan usaha tidak ada yang tidak mungkin. Mulai saja dengan internet, begitu banyak orang mengunggah mulai dari artikel sampai video pembelajaran tentang semua ilmu. Dari sisni kita bisa belajar gratis kan ? memang tidak semudah bila disbandingkan dengan belajar dengn seorang pendamping tapi kita pun juga harus meyakinkan diri kita bahwa kita itu bisa. Dengan begitu, jangan putus asa dengan berfikir “memangnya aku ini siapa? Mau membuktikan suatu hal yang tidak ku bisa” semua orang bisa melakukan apa yang mereka kehendaki, jadi mulailah dari diri kalian sendiri untuk berniat dan menginginkan suatu hal. Dengan begitu soal pembuktian bahwa bukit Lalalkon ini adalah sebuah piramida dapat dilakukan siapa pun, khususnya bagi mereka remaja dan para dewasa yang seharusnya kritis Negara. Kita pasti bisa membuktikan bahwa bukit lalakon ini adalah sebuah piramida, selanjutnya jikalaupun ternyata bukit ini adalah bukit biasa dan bukan sebuah piramida kita bisa memutar otak denga kreativitas kita, bisa saja kita menamai dengan piramida indonesia atau sebagainya sebagai daya tarik wisata. Sama sekali tanpa niat penipuan tapi karena memang itulah adanya kan, bukankah memulai bisnis itu harus kreatif? Di sinilah kita mulai menyadari bahwa menjadi bagian dari bangsa indonesia adalah sebuah berkah karena indonesia adalah negeri yang kaya raya tinggal bagaimana personality nya yang menanggani, memang semuanya bisa jadi berkah atau malah disalah gunakan menjadi bencana.

            Dalam artikel ini juga memuat tentang pernyataan 2 akademisi berbeda, professor luar negeri yang tidak saling berhubungan dan menyatakan sebuah teori bahwasanya indonesia adalah atlantis yang terkubur karena letusan dahsyat gunung Krakatau purba yang menyebabkan tsunami setinggi 150 m 11 ribu tahun yang lalu SM. Ya, memang benar pernyataan yang dikemukaan dua professor ini akan sangat menguntungkan bagi indonesia. Negeri nusantara yang sangat luar biasa baik dari letak geografis, kenampakan alam dan ragam adat budaya nya. Dalam artikel ini diberikan contoh seperti sarmast (2003) yang di duga atlantis oleh seorang peneliti asal Persia yang kemudian menjadikan kontroversi tersebut sebagai daya tarik wisata.Gambar Kalau begitu, tunggu apa lagi? Haruskah kita menunggu investor asing dan warga negara lainnya datang dan mengambil kekayaan bumi indonesia? Jangan sampai! Kita semua tidak ingin anak cucu kita akan menderita setelah kehidupan kita. Saat ini indonesia sudah cukup pahit. Kekayaan hayati yang mulai hancur, kenampakan alam yang mulai gundul, sampai kehilangan flora fauna indonesia adalah segelintir hal kecil bagi mereka si tamak harta yang menduduki indonesia. Indonesia itu berpotensi tinggi memang, dan kita sebagai rakyat indonesia pemilik sah atas kekayaan indonesia yang tinggi ini juga harus bermoral tinggi. Percuma saja kalau kekayaan indonesia di olah bangsa sendiri tapi hanya untuk kepentingan sendiri payahnya lagi kalau kekayaan ini diolah dengan cara dijual kepada orang asing, kalau begitu maka habislah aset negara percuma saja semuanya akan sia – sia. Inilah saatnya kita generasi muda, tidak cukup kalau hanya tau saja tentang kekayaan ini setidaknya karena kita belum cukup ilmu dan modal untuk mengolah kekayaan ala mini kita ramaikan dan beritahukan pada pemerintah atau orang terdekat kita tentang ini, supaya nantinya kita bisa menjaga, memelihara dan mengembangkannya jauh lebih matang.

            Kita ini memang generasi bangsa, penting bagi kita untuk mengetahui perkembangan dunia dalam hal apapun itu. Tapi baiknya kita sebagai generasi penerus bangsa untuk menyeleksi ragam budaya luar dan kemajuan dalam bidang apapun lainnya yang masuk ke dalam negeri. Kembali ke kepribadian umumnya bangsa indonesia ini, akhir akhir ini saja begitu banyak budaya luar yang menjamur dan menggeser eksistensi kebudayaan asli sendiri. Bukan nya hal sepele justru dari sini lah lama – kelamaan indonesia semakin rapuh, hilang budayanya, tata adatnya dan akan lebih parahnya jika perlahan mulai hilang ke-indonesia-annya. Oleh sebab itu, kita, siapa pun itu baik orang tua, dewasa, remaja, maupun kanak – kanak harus mulai mengenal budaya sendiri dan menanamkan dalam diri kita pancasila demi menjaga keutuhan nusa bangsa dengan begitu kita tak perlu khawatir dengan kehidupan anak cucu kita nantinya yang akan terus menjaga keutuhan NKRI. Itulah arti kita sebagai generasi muda penerus bangsa. Memang kita masih muda dan harus tetap mengembangkan ilmu pendidikan kita tapi akan lebih bermakana lagi kita sebagai generasi muda tidak hanya duduk diam belajar tapi penting bagi kita untuk mengajarkan pada orang – orang di sekitar kita tentang ilmu pancasila dan moral yabg baik serta kekayaan alam kita yang akan terus bisa kita explorasi, setidaknya mulai lah dengan membentuk kepribadian dan melanjutkan ke perekonomian dan jangan lupa soal agama.

            Jangan sampai menunggu datang bencana atau perebutan sampai kepemilikkan harta indonesia oleh luar negeri baru kita kebakaran jenggot bersikeras menyatakan itu milik kita, itulah sifat yang sama sekali tidak menunjukkan kepribadian indonesia ini. Mulailah sedini mungkin untuk menghargai negara dan seluruh isinya, jaga dan kembangkan. Pada akhirnya kita akan menemukan jawabanya apakah kekayaan ini sebuah bencana ataukah berkah nyata? Kitalah yang akan menentukan ini. Menexplorasi sehingga menjadi berkah yang nyata atau justru mengexploitasi hingga timbul kerusakan dan bencana dimana – mana. Ketika kita baik kepada alam, alam pun akan baik kepada kita. Jangan lupa untuk bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa..

Sekian, salam…

 

( Kaum Muda Bicara Indonesia, competition)

 

 

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.darwinsaleh.com. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan”.

 

 

referensi sumber :

google : sumber gambar